Nabire – Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Mimika melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat (17/7) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi keberlanjutan program, efektivitas pembinaan, serta mengidentifikasi capaian dan kendala yang dihadapi di lapangan. Hasil monitoring menunjukkan bahwa kader keamanan pangan pada ketiga program masih berperan aktif dalam mendukung pengawasan keamanan pangan berbasis masyarakat. Pada Program GKPD, kader terus mengedukasi masyarakat desa mengenai pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman. Di sekolah binaan Program PJAS, pembinaan kantin sehat, edukasi kepada peserta didik, dan pengawasan pangan jajanan masih terus dilaksanakan. Sementara itu, pada Program PPABK, kader bersama pengelola pasar aktif mengedukasi pedagang serta mendorong penerapan praktik penanganan pangan yang baik.
Selain itu, hasil monitoring menunjukkan bahwa pengetahuan kader dan pengelola program mengenai keamanan pangan tetap terjaga sebagai hasil dari pembinaan yang telah dilakukan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu kader dalam melaksanakan edukasi, pergantian pengurus di beberapa lokasi binaan, serta perlunya penyegaran materi secara berkala untuk menjaga keberlanjutan program.
Melalui kegiatan ini, Loka POM di Kabupaten Mimika memperoleh gambaran pelaksanaan Program GKPD, PJAS, dan PPABK di Kabupaten Nabire sebagai dasar penyusunan tindak lanjut. Penguatan kapasitas kader, peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan akan terus dilakukan agar peran masyarakat dalam mendukung pengawasan keamanan pangan semakin optimal. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi wujud komitmen Loka POM di Kabupaten Mimika dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat tetap berjalan secara berkelanjutan serta mampu mendukung terwujudnya pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.
Amolongo, Nimaowitimi, Saipa...
Kontributor: Mona